You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran Empat Tempat Usaha di Pondok Kopi Dipicu Kebocoran Gas Elpiji
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kebakaran Empat Tempat Usaha di Pondok Kopi Berhasil Dipadamkan

Sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan 48 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Rabu (20/9) pagi, berhasil mengatasi api yang membakar empat tempat usaha di Jalan Pondok Kopi Raya, RT 04/06, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit.

Petugas butuh waktu satu jam untuk padamkan api

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 06.09 dan langsung menerjunkan armada ke lokasi. Sekitar satu jam kemudian atau pukul 07.00 api berhasil dipadamkan.

Kebakaran Rumah di Gedong Berhasil Dipadamkan

"Petugas butuh waktu satu jam untuk padamkan api," kata Gatot.

Berdasar informasi di lapangan, ungkap Gatot, kebakaran ini berawal dari pekerjaan warung makan yang sedang memasak di dapur. Kemudian terjadi kebocoran pada regulator tabung gas elpiji. Api menyambar gas yang bocor itu hingga akhirnya terjadi kebakaran besar.

"Diduga api berasal dari kebocoran tabung gas elpiji yang sedang digunakan untuk memasak pada sebuah warteg," ujar Gatot.

Menurut  Gatot, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga tempat usaha  warung makan dan satu toko buah hangus terbakar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2146 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1127 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1046 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1041 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1008 personFakhrizal Fakhri